Balai Besar Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Indonesia adalah sebuah tempat yang dikhususkan untuk merehabilitasi korban
penyalahgunaan narkoba di Indonesia. Rehabilitasi adalah jalan yang baik
bagi proses penyembuhan korban penyalahgunaan narkoba. Pusatrehabilitasi narkoba BNN terletak di Desa Wates Jaya, kecamatan
Cigombong, Lido, Kab. Bogor. Balai Besar Rehabilitasi BNN diawali dengan
Wisma Parmadi Siwi pada 31 Oktober 1974, yang diresmikan oleh ibu Tien
Soeharto. Pada mulanya Wisma Parmadi Siwi bertujuan untuk mendidik
tahanan anak nakal dan Pekerja Seks Komersial (PSK), kemudian pada tahun
1985, wisma ini menjadi tempat rehabilitasi bagi anak nakal dan korban
narkoba. Pada tahun 2002, namanya berubah menjadi Unit Terapi dan
Rehabilitasi (UPT T&R) BNN Lido, tujuannya menjadi tempat
rehabilitasi para korban narkoba. Hingga belakangan ini, namanya berubah
menjadi Balai Besar Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional, disingkat
Babesrehab BNN.
Pelaksanaan pelayanan di Babesrehab BNN bagi pecandu dan penyalahguna
narkoba menggunakan sistem one stop center (pelayanan satu atap) terdiri
dari pelayanan rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial dalam satu
atap. Babesrehab ini memiliki struktur organisasi dan dipimpin oleh Ka.
Babesrehab BNN . Pada pelayanan rehabilitasi sosial menggunakan metode
Therapeutic Community (TC) dengan kapasitas daya tampung berjumlah 500
orang yang berlangsung selama 6 bulan.song by me
Friday, 6 March 2015
"KULIAH ONLINE DARI PUSAT REHABILITASI DI BNN LIDO "
Balai Besar Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Indonesia adalah sebuah tempat yang dikhususkan untuk merehabilitasi korban
penyalahgunaan narkoba di Indonesia. Rehabilitasi adalah jalan yang baik
bagi proses penyembuhan korban penyalahgunaan narkoba. Pusatrehabilitasi narkoba BNN terletak di Desa Wates Jaya, kecamatan
Cigombong, Lido, Kab. Bogor. Balai Besar Rehabilitasi BNN diawali dengan
Wisma Parmadi Siwi pada 31 Oktober 1974, yang diresmikan oleh ibu Tien
Soeharto. Pada mulanya Wisma Parmadi Siwi bertujuan untuk mendidik
tahanan anak nakal dan Pekerja Seks Komersial (PSK), kemudian pada tahun
1985, wisma ini menjadi tempat rehabilitasi bagi anak nakal dan korban
narkoba. Pada tahun 2002, namanya berubah menjadi Unit Terapi dan
Rehabilitasi (UPT T&R) BNN Lido, tujuannya menjadi tempat
rehabilitasi para korban narkoba. Hingga belakangan ini, namanya berubah
menjadi Balai Besar Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional, disingkat
Babesrehab BNN.
Pelaksanaan pelayanan di Babesrehab BNN bagi pecandu dan penyalahguna
narkoba menggunakan sistem one stop center (pelayanan satu atap) terdiri
dari pelayanan rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial dalam satu
atap. Babesrehab ini memiliki struktur organisasi dan dipimpin oleh Ka.
Babesrehab BNN . Pada pelayanan rehabilitasi sosial menggunakan metode
Therapeutic Community (TC) dengan kapasitas daya tampung berjumlah 500
orang yang berlangsung selama 6 bulan.
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)





No comments :
Post a Comment