Motivasi adalah keadaan
kejiwaan dan sikap mental manusia yang memberikan energi, mendorong kegiatan
atau moves dan mengarah atau menyalurkan perilku ke arah mencapai kebutuhan
yang memberi kepuasan atau mengurangi ketidakseimbangan. (Awaloedin Djamin,
dkk, 1995: 195).
Motivasi personel tergantung
pada unsur pengeraknya atau motivator. Motivator yang dimaksud adalah mesin
penggerak motivasi personel sehingga menimbulkan pengaruh individu personel
yang bersangkutan. Menurut Sagir bahwa unsur-unsur pengerak motivasi adalah
prestasi, penghargaan, tantangan, tanggung jawab, pengembngan, keterlibatan dan
kesempatan. (Awaloedin Djamin, dkk, 1995: 196-198).
1)
Prestasi
Dengan adanya keinginan personil untuk
berprestasi, maka personel akan termotivasi untuk meningkatkn kemampuan maupun
kinerjanya dalam pelaksanaan tugas yang pada kelanjutanya akan meningkatkan
produktivitasnya sehingga menguntungkan organisasi. Namun pencapian prestasi
setinggi-tingginyatidak akan diupayakan personil apabila pimpinan tidak
memberikan penilaianterhadap apa yang mereka kerjakan. Oleh sebab itu unsur
pimpinan juga sangat berpengaruh dalam peningkatan motivasi personel.
2)
Penghargaan
Dengan prestasi yang dicapai personel, maka
dibutuhkan penghargaan dari organisasi. Untuk itu system reward dibutuhkan
sebagai unsur pengerak terhadap personel, sehingga dengan adanya penghargaan
mereka memiliki motivasi dalam menjalankan tugas sebaik mungkin.
3)
Tantangan
Adanya tantangan yang dihadapi mebuat
personel lebih bersemangatdalam pelaksanaan tugas karena timbul keinginan untuk
menyelesaikan tatangan tersebut. Suatu sasaran yang tak menantang dan mudah
dicapai biasanya tidak mampu menjadi motivator. Oelh sebab itu diperlukan
tugas-tugas yang menantang bagi personel dalam pelaksanaan tugas.
4)
Tanggung
Jawab
Pemberian tanggung jawab kepada personilakan
menambah motivasi personel dalam bekerja karena mereka merasa dipercaya untuk
memikul suatu tanggung jawab sehingga merasa bahwa tugasnya adalah sesuatu yang
berharga dan penting baginya serta adanya “sense of belonging” atau rasa
memiliki terhadap tugas tersebut.
5)
Pengembangan
Pengembangan personel baik dari aspek
pengembangan kerja atau pengembangan kemampuan dalam tugasnya melalui
pendidikan dan pelatihan akan membuat personel semakin termotivasi dalam
tugasnya karena merasa menguasai bidang pekerjaannya dengan peningkatan
kemampuan tersebut.
6)
Keterlibatan
Rasa ikut terlibat dalam pengambiln keputusan
akan mempengaruhi motivasi personil dalam pelaksaan tugasnya karena
keterlibatan akan menimbulkan rasa tanggung jawab, rasa dihargai dan tanutangan
dalam menjalankan tugasnya melalui peran serta atau partisipasi, baik untuk
pengembangan organisasi maupun pengembangan individu personel.
7)
Kesempatan
Kesempatan untuk maju merupakan salah satu
motivator yang dapat mendorong personel untuk melaksanakan tugasnya dengan
lebih baik. Seperti kesempatan untuk naik ke jenjang lebih tinggi dalam
organisasi. Hal ini dapat dikaitkan dengan faktor kekuasaan, dimana kekuasaan,
wewenang dan jabatan merupakan keinginan sebagian dari manusia.
No comments :
Post a Comment